Budidaya Yang Baik Tanaman Karumenga

Tanaman Karumenga sudah dikenal oleh nenek moyang kita sejak dahulukala sebagai tanaman obat. Beberapa penelitian tentang karumenga yang telah dipublikasikan antara lain dari Universitas Calcutta,India menyatakan bahwa akardari tanaman ini digunakan untuk mengobati berbagai penyakit neurologis. Praktek Budidaya yang Baik (GAP) dari karumenga pada prinsipnya adalah menyiapkan lahan yang bersih, pengairan yang baik, pengolahan yang baik dan penangananhasil panen mulai dari pemanenan sampai penyimpanan.Tanaman Karumenga (Acorus calamus, Jeringau) merupakan tumbuhanterna yang rimpangnya dijadikan bahan obat-obatan. Tumbuhan ini berbentuk miriprumput, tetapi tinggi, menyukai tanah basah dengan daun dan rimpang yangberaroma kuat. Diperkirakan, tumbuhan ini asli berasal dari anak benua India dan menyebar ke berbagai penjuru dunia melalui perdagangan rempah-rempah. Dibenua Amerika tanaman Karumenga (Acorus calamus, Jeringau) dipertukarkan dengan kerabatnya yang asli dari sana (Acorus americanus).

Tanaman Karumenga(Acorus calamus, Jeringau) adalah tumbuhan herba tahunan, tinggi sekitar 75 cmdengan daun berbentuk pita panjang, rimpangnya berbau tajam dan terasa agak pahit. Minyak atsiri terdapat pada daun dan rimpangnya, seperti eugenol,asarilaldehida, asaron (alfa dan beta asaron), kalameon, kalamidiol, isokalamendiol,akorenin, akonin, akroagermakron, akolamonin, isokolamin, sioburin, isosiobunin,dan epi-siobunin. Selain itu juga mengandung resin, amilum dan tannin, banyak dipergunakan untuk meredakan radang.

View/Download Complete Module