Blog

Prof. Purwiyatno Hariyadi, Ph.D menjadi narasumber di acara Dialog Webinar Majalah Sawit Indonesia

Majalah Sawit Indonesia menyelenggarakan dialog webinar pada hari Selasa 23 Februari 2021 dengan tema “Kontribusi Sawit Bagi Pemenuhan Gizi Indonesia dan Dunia”. Salah satu narasumber yang diundang untuk memberikan presentasi adalah Prof. Purwiyatno Hariyadi, Ph.D dari Seafast Center LPPM IPB University. Dalam paparannya tersebut Prof. Purwiyatno menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia dan mempunyai peluang untuk berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia dan Dunia. Namun adanya kebijakan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang akan menerapkan larangan Asam Lemak Trans Industrial (ALTi) dari rantai pasok pangan pada akhir tahun 2022 atau awal 2023 telah membuat pengusaha minyak sawit khawatir. Untuk meredam kekhawatiran tersebut Prof. Purwiyatno menerangkan bahwa minyak sawit secara alami tidak mengandung asam lemak trans (trans fat free) untuk produk pangan dan memiliki keseimbangan antara komponen saturated fats dan unsaturated fats. Proses pemisahan kedua komponen tersebut akan menghasilkan minyak yang bebas dengan asam lemak trans. Keberadaan minyak dengan asam lemak trans biasanya dihasilkan dari minyak tidak jenuh yang mengalami proses hidrogenasi. Di samping itu minyak sawit juga memiliki keunggulan lain berupa kandungan fitonutrien yang sangat tingi seperti beta karoten dan tocopherol.

error: Content is protected !!