Roadshow Series Food Ingredients Asia 2016

E-mail Print PDF
Roadshow Series Food Ingredients Asia 2016
Ingredients in Action: Meeting the Challenges and Winning the Opportunities in the F & B Industry
Road Show FIA 2016

  Pada hari Rabu, 24 Agustus 2016 telah dilangsungkan salah satu rangkaian roadshow series Food Ingredients Asia 2016 bertempat di IPB Convention Center, Bogor yang dihadiri sekitar 100 peserta. FIA merupakan acara tahunan di bidang Food Ingredients yang terdiri dari serangkaian kegiatan seperti ekspo, seminar internasional, tour (field trip), serta special events berupa kompetisi bagi mahasiswa (food product development competition) maupun pertemuan ahli pangan seperti FiFSTA, GAPMMI dan PATPI. Sebagai salah satu event internasional bergengsi, FIA akan dihadiri oleh lebih dari 45 negara baik dari Asia maupun non Asia, mulai dari praktisi industri, akademisi, hingga regulator di bidang pangan. Acara roadshow series di Bogor ini dibuka oleh Mr. Puspo Edi Giriwono, PhD selaku ketua panitia dan sekretaris pusat SEAFAST Center LPPM IPB. Ms. Rungphech Chitanuwat sebagai perwakilan dari UBM (organizer FIA 2016) menyampaikan dalam sambutannya bahwa FIA 2016 menjadi wadah dan momentum yang tepat bagi industri F&B di kawasan Southeast Asia untuk mengembangkan jejaring bisnis maupun bertukar pengetahuan.

  FIA tahun ini akan dilangsungkan di JI Expo Kemayoran Jakarta pada 21 – 23 September 2016. Ms. Rose juga mengajak peserta roadshow untuk turut berpartisipasi aktif dalam acara FIA 2016 dengan melihat banyak manfaat yang akan diperoleh baik networking, ooportunity maupun knowledge. Selain itu, Ibu Tetty Sihombing selaku Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) juga memberikan pemaparan singkat mengenai peranan dan dukungan pemerintah untuk memperbaiki daya saing produk Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Saat ini, produsen pangan di Indonesia masih memiliki tantangan bagaimana dapat meningkatkan daya saing produknya dengan memperhatikan aspek keamanan (kesehatan), mutu serta inovasi. BPOM sebagai regulator bidang pangan dan obat telah melakukan MRA (Mutual Recognition Arrangement) dan harmonisasi standar degan kesepuluh negara Asean lainnya guna menghapus barrier produk lokal untuk bersaing di skala regional. Dukungan pemerintah ini menjadi nyata dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh BPOM bagi pengusaha pangan skala mikro, kecil dan menengah. Selain itu, BPOM juga aktif berupaya melakukan pengawasan utamanya bagi post market dan penguatan infrastruktur pengawasan.

  Sesi kedua dalam pemaparan materi dibawakan oleh Prof. Nuri Andarwulan dan Dr. Puspo Edi Giriwono mewakili Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia, serta SEAFAST Center. Topik yang disampaikan oleh Prof. Nuri Andarwulan yaitu Tren dari Food Ingredients di Asia. Disampaikan oleh Prof. Nuri bahwa Ingredient pangan yang ada ialah jantung (“heart”) dari suatu produk. Beliau juga memberikan ilustrasi ingredien pangan dalam suatu produk dan menjelaskan mengenai klasifikasi ingredien pangan berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia yaitu: (1) bahan baku, (2) ingredien fungsional terdiri dari micronutrient dan non nutrient, serta (3) bahan tambahan pangan (BTP).

  Beliau juga menginformasikan mengenai tren penggunaan ingredien pangan pemanis seperti sukralose dan stevia; pati "starch" sebagai bahan baku maupun tambahan pangan; serta potensi vanilla yang sedang naik daun. Dan yang terakhir, Dr. Puspo Edi Giriwono memberikan pemaparan singkat mengenai “2016 International Conference” yang menjadi bagian dari FIA 2016 dengan mengangkat empat topik: (1) Food Issues and Regulations, (2) Innovations in Food Ingredients and Processing, (3) Advances in Nutrition and Health, serta (4) Novel Approaches in Food Safety and Quality. Dalam pemaparannya, diinformasikan juga oleh Dr. Puspo terkait narasumber beserta materi yang akan disampaikan pada FIA 2016, termasuk di dalamnya ketua IUFoST, GAPMMI, konsultan CODEX/FAO, peneliti, hingga praktisi industri. Konferensi internasional yang diadakan oleh SEAFAST Center sebagai bagian dari FIA mencakup 4 plenary session, 61 breakout session, sesi poster, Food Product Development Competition tingkat regional, Graduate Research Student Paper Competition, serta field trip ke industri pangan di sekitar Jakarta.

  Even ini menjadi agenda dua tahunan yang diadakan oleh SEAFAST Center dengan keterlibatan partisipan mencapai 250 peserta dari 12 negara. Diharapkan ini menjadi suatu peluang untuk bertukar informasi dan pengetahuan serta membangun network antara akademisi dan praktisi industri. Setelah keempat narasumber menyampaikan materi yang diberikan, acara roadshow dilanjutkan dengan sesi diskusi dimoderatori oleh Prof. Lilis Nuraida selaku Manajer Program dan peneliti di SEAFAST Center. Akhir acara roadshow ini ditutup dengan penyerahan marchandise dari UBM kepada keempat narasumber disertai networking lunch. Selain itu, para peserta roadshow juga memperoleh kesempatan mengunjungi booth beberapa perusahaan ingredien pangan antara lain: PT Halim Sakti Pratama, Ricca Peacock, PT Ogawa Indonesia, PT Connell Bersaudara Chemindo.(CYN)

Road Show FIA 2016 Road Show FIA 2016 Road Show FIA 2016 Road Show FIA 2016

Presentations